Mutiara

Berkatalah seekor tiram kepada tetangganya, ‘Aku memiliki sesuatu di dalam diriku. Ia berat dan bulat, aku merasa sangat menderita.’

Tiram tetangganya menjawab dengan kebahagiaan yang angkuh, ‘Terpujilah segala langit dan segala lautan, aku tidak memiliki sakit apa pun di dalam diriku. Aku merasa sehat dan bulat di dalam dan di luar.’

Pada saat itulah seekor kepiting lewat dan mendengar percakapan kedua tiram itu. Lalu ia berkata kepada tiram yang merasa sehat di luar dan di dalam, katanya, ‘Ya, memang engkau sehat dan bulat, tapi penyakit yang dikandung tetanggamu itu adalah sebuah mutiara yang indah dan sangat berharga.’

Mutiara by Gibran.

Dasar payah itu tiram. Makanya mending mereka dibuat jadi kepiting saos tiram aja, lebih banyak manfaatnya hehe šŸ˜€

Advertisements

4 responses to “Mutiara

  1. sebenernya yang sial yang mana ? yang punya mutiara atau gak ? soalnya mutiara itu akan menggoda manusia untuk membunuh si empunya..

  2. Kalo dari sisi manusia, meraka semua sial. Walo ga da mutiara pun, tiram angkuh nan bego tadi cepat atau lambat jelas bakal direkrut Indofood untuk jadi saos tiram..
    Palagi kepiting yang sok bijaksana itu, mungkin lebih cepet ketangkepnya haha ^ ^.
    Jadi, plis jangan biarkan seafood untuk ngomong filsafat..

  3. jadinya yang salah si gibran neh ?
    dia ngambil perumpamaannya kurang tepat ??

  4. Nggak ding :D. Ya tepat-tepat aja. Jawaban serius: Kalo dari segi filosofis harta malah merugikan kali ya, saking silaunya bisa membahayakan diri. Jadi bisa aja dia dibunuh sama tiram satunya karena mo direbut mutiaranya šŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s