Dari Sophie Kinsella’s Undomestic Goddess halaman 464, GPU, 2005.
…
“Samantha, kau sedang membuat kesalahan terbesar dalam hidupmu!” Suara Guy mengikutiku sampai ke pintu-pintu kaca. “Kalau kau melangkah keluar sekarang…”
Aku tidak ingin mendengarnya lagi. Aku keluar. Menuruni anak-anak tangga. Pergi.
Mungkin aku baru saja membuat kesalahan terbesar dalam hidupku. Sementara duduk di kereta ke Gloucestershire, aku minum segelas anggur untuk mengendurkan saraf-sarafku yang tegang. Kata-kata Guy terngiang-ngiang di telingaku.
Dulu, berpikir seperti itu saja sudah membuatku panik dan belingsatan. Namun tidak lagi. Aku ingin tertawa. Guy sama sekali tidak tahu.
Dari semua yang telah terjadi padaku, aku belajar satu hal, bahwa yang disebut kesalahan terbesar dalam hidup itu tidak ada. Tidak ada istilah menghancurkan hidupmu. Hidup ternyata begitu tahan banting, terlalu tangguh untuk dihancurkan.
0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.